Minggu, 14 Juni 2009

RAHASIA SEBUAH KEBAHAGIAN

Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan. Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.

Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.

Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.

Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin Anda menunjukkan seberapa banyak Anda tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan Anda.

Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati. memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar Anda. Sebab, setiap ciptaan adalah milik Anda. Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang satu.

Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.

Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila Anda menganggap mereka penting, Anda akan memiliki sahabat ke manapun Anda pergi.

Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.

Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri "Aku bebas dalam diriku".

Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup Anda dengan kebahagiaan.

Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?

Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati Anda terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalaman hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.

Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara yang tidak prinsipiil.
Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya. Rasakan apa yang dikatakannya.

Sabtu, 13 Juni 2009

TEMPAYAN YANG RETAK

Ada seorang Ibu tua mempunyai dua buah tempayan yang dipikul menggunakan sebatang bambu. Salah satu tempayan itu retak sehingga jika diisi air, sebagian akan keluar. Sementara yang satunya tak bercela, utuh dan selalu memuat air hingga penuh.
Jika setiba dirumah setelah menempuh perjalanan panjang dari sungai, air ditempayan yang retak tinggal separoh.
Selama 2 tahun hal itu berlangsung setiap harinya dimana ibu itu hanya membawa pulang satu setengah tempayan saja. Tentu si tempayan yang utuh sangat bangga tas pencapaiannya namun tidak demikian halnya dengan tempayan yang retak, dia malu akan kekurangannya serta sedih sebab tidak bisa memenuhi setengah dari kewajibannya.
Setelah 2 tahun yang dianggap sebagai kegagalan, akhirnya dia berbicara kepada ibu tua tersebut persis ditepi sungai takala akan diisi air, “Aku malu, sebab air bocor malalui bagian tubuhku yang retak sepanjang jalan menuju rumah MU.”
Ibu itu tersenyum, “ Tidakkah kau lihat bunga beraneka warna di jalur yang kau lalui, namun tidak di jalur yang satunya? Aku sudah tahu kekuranganMu makanya aku menaburkan benih bunga di jalurMu dan setiap hari dalam perjalanan pulang kau menyirami benih-benih itu. Selama 2 tahun aku bisa memetik bunga-bunga cantik untuk menghiasi meja. Kalau kau tidak seperti itu maka rumah ini tidak seasri dan seindah kini sebab tidak ada bunga.”
Sebagai sesama tempayan yang retak, mari kita jalani hidup ini dengan penuh syukur sambil menikmati indahnya warna warni dan harumnya wangi bunga dijalur kita.
TUHAN tahu semua kekurangan kita dan Dia telah menyemai benih-benih itu di jalur yang kita lalui, sehingga kita berhak bangga akan hidup ini bukan malah menyesalinya.
(terinspirasi dari petuah cina)

Pengikut